Sola Gratia - Sola Fide - Sola Scriptura

Allah Peduli

(Renungan Pelita Hati, 6/3/2017)

Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
(1 Petrus 5:7)

Aku. Cinta. Kamu.
Kita semua ingin sekali mendengar tiga kata itu. Kata-kata itu paling sering diucapkan. Kita mengucapkannya agar terus dapat menjalani kehidupan di dunia yang keras dan kejam ini, agar terus berjalan ketika keraguan dan kebencian terhadap diri sendiri merusak kepercayaan diri kita sedikit demi sedikit. Kita tidak akan pernah merasa cukup mendengarkan tiga kata itu.
Bagaimana mungkin Anda mau berdoa kepada Allah yang tidak mengasihi Anda? Anda mungkin bisa melakukan tawar-menawar dengan allah semacam itu, atau mencoba menyuapnya, atau mendapatkan pahala dengan melakukan berbagai ritual, tetapi Anda tidak bisa membuka hati Anda.
Pribadi yang mengundang Anda untuk berdoa telah merendahkan diri-Nya untuk Anda. Dia mengosongkan diri-Nya dan mengambil rupa sebagai hamba. Dia lahir di kandang, hidup secara sederhana, mengajarkan firman, diolok-olok, ditangkap dan dihukum secara tidak adil, serta dicambuk dan disalib untuk mematahkan kuasa kutuk dosa atas diri Anda. Pada hari ketiga, dengan penuh kemenangan Dia bangkit dari kematian dan menjanjikan kebangkitan yang sama kepada semua orang yang percaya kepada-Nya.
Mengapa Dia melakukan semua itu? Karena Dia mengasihi Anda. Dengan demikian, Anda bisa “[menyerahkan] segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu” (1 Petrus 5:7).

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *